RSS

Ciri-Ciri Garam yang Terhidrolisis

Macam-macam garam

Garam yang terbentuk dari asam kuat dengan basa kuat

Jika suatu garam yang terbentuk dari campuran asam kuat dan basa kuat  dengan  perbandingan mol yang sama dilarutkan dalam air, maka kation dari basa kuat dan anion dari asam kuat tidak dapat terhidrolisis. Jadi, garam yang terbentuk dari campuran asam kuat dan basa kuat tidak terhidrolisis.

Contoh:

Dari persamaan reaksi hidrolisis diatas dapat disimpulkan bahwa campuran asam kuat dengan basa kuat akan menghasilkan larutan garam dengan sifat netral (pH=7). Hal ini tampak dari tidak adanya ion H+ dan OH- yang terbentuk di produk.

Garam yang terbentuk dari asam kuat dengan basa lemah

Jika suatu garam yang terbentuk dari campuran asam kuat dan basa lemah  dengan  perbandingan mol yang sama dilarutkan dalam air, maka kation dari basa lemah dapat terhidrolisis sedangkan anion dari asam kuat tidak dapat terhidrolisis. Jadi, garam yang terbentuk dari campuran asam kuat dan basa lemah terhidrolisis sebagian.

Contoh:

Dari persamaan reaksi hidrolisis diatas dapat disimpulkan bahwa campuran asam kuat dengan basa lemahakan menghasilkan larutan garam dengan sifat asam (pH<7). Hal ini tampak dari adanya ion H+ yang terbentuk di produk.

Garam yang terbentuk dari asam lemah dengan basa kuat

Jika suatu garam yang terbentuk dari campuran asam lemah dan basa kuat dengan  perbandingan mol yang sama dilarutkan dalam air, maka anion dari asam lemah dapat terhidrolisis sedangkan kation dari basa kuat tidak dapat terhidrolisis. Jadi, garam yang terbentuk dari campuran asam lemah dan basa kuat terhidrolisis sebagian.

Contoh:

Dari persamaan reaksi hidrolisis diatas dapat disimpulkan bahwa campuran asam lemah dengan basa kuat akan menghasilkan larutan garam dengan sifat basa (pH>7). Hal ini tampak dari adanya ion OH- yang terbentuk di produk.

Garam yang terbentuk dari asam lemah dengan basa lemah

Jika suatu garam yang terbentuk dari campuran asam lemah dan basa lemah dengan  perbandingan mol yang sama dilarutkan dalam air, maka anion dari asam lemah dan kation dari basa lemah dapat terhidrolisis. Jadi, garam yang terbentuk dari campuran asam lemah dan basa lemah terhidrolisis sempurna.

Contoh:

Dari persamaan reaksi hidrolisis diatas dapat disimpulkan bahwa campuran asam lemah dengan basa lemah akan menghasilkan larutan garam dengan sifat yang bervariasi tergantung pada kekuatan asam lemah dan basa lemahnya (konstanta kesetimbangan). Hal ini disebabkan karena pada hasil reaksi sama-sama terbentuk ion H+ dan OH.

Jika Ka>Kb                 maka larutan bersifat asam

Jika Ka=Kb                 maka larutan bersifat netral

Jika Ka<Kb                 maka larutan bersifat basa

 

One response to “Ciri-Ciri Garam yang Terhidrolisis

  1. saiful bahri

    June 14, 2011 at 15:38

    thanks y ilmunya bermanfaat banget.ada yang mau saya tanyakan,bagaimana sich cara ngilangin kadar garam pada slage hasil produksi besi?jawabannya langsung k e-mail ya!!thanx sebelumnya.

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: